Join for FREE | Take the Tour Lost Password?
[x]

deviantART

 


Guratan rindu di wajah Ibunda terlihat begitu dalam, menghentikan basa sang Ananda diujung pulau, bergegas cari temali tuk lipur lara bundanya. Batin sudah terikat, tapi pun tak cukup. Basa basi temali jangan dibilang merepotkan, karena Ibunda panas dingin dibuatnya. Sekejap Bunda terpaku, merasa risih kedua Ananda tak lagi menyatu dengan Ibu. Rumah itu bisu, tapi kenangannya tak diam di kepala itu. Dua foto gagah menggoda Ibu, kembali mundur masa-masa mereka menyusu, minta hidup pada Ibu……

Dua Ananda, jangan Kau tega tinggalkan Ibu…..Dua Ananda berjalan semakin jauh, tapi doa dan rindu selalu milik Ibu.
:iconpedestrianrevolution:

Author's Comments

dedicated to mauwo

Comments


love 0 0 joy 0 0 wow 0 0 mad 0 0 sad 0 0 fear 0 0 neutral 0 0
:iconmyrzcreaturez:
hmm ;( sedih

--
ini cara saya bercerita,disini!
:iconradmanphotography:
merinding... jdi kangen nyokap gw...
:iconadalahsaya:
catatan:
kata seorang penyair, penggunaan (....) itu tidak baik, seperti tidak percaya pada kekuatan kata.
jadi hindari penggunaan (....)

hanya sebuah catatan:)
puisinya bagus sekali
waiting for the next!

--
adalahsaya
:iconanakmalaikat:
menyentuh sekali....it reminds me of my late mother...miss u mom :(

--
there's black and there's white but life is gray
:iconpedestrianrevolution:
"ibu"ku manjur rek

--
El-Amir
:iconartificial-haven:
i often had an argument with my mum
but i guess we're like lorelai and rory gilmore in gilmore girls :giggle:

--
"People are forever finding something wrong with you" - Brigitte Bardot
:iconpedestrianrevolution:
lol....
try 2 b a cool kid, will ya hehe

--
El-Amir
:iconmkomala:
put, byk bgt vocabulary disini yg gw ga tau artinya hahahhahahahah

Details

September 13, 2007
734 bytes

Statistics

8
3 [who?]
187 (0 today)
0 (0 today)

Site Map