Guratan rindu di wajah Ibunda terlihat begitu dalam, menghentikan basa sang Ananda diujung pulau, bergegas cari temali tuk lipur lara bundanya. Batin sudah terikat, tapi pun tak cukup. Basa basi temali jangan dibilang merepotkan, karena Ibunda panas dingin dibuatnya. Sekejap Bunda terpaku, merasa risih kedua Ananda tak lagi menyatu dengan Ibu. Rumah itu bisu, tapi kenangannya tak diam di kepala itu. Dua foto gagah menggoda Ibu, kembali mundur masa-masa mereka menyusu, minta hidup pada Ibu
Dua Ananda, jangan Kau tega tinggalkan Ibu
..Dua Ananda berjalan semakin jauh, tapi doa dan rindu selalu milik Ibu.















Comments
--
ini cara saya bercerita,disini!
kata seorang penyair, penggunaan (....) itu tidak baik, seperti tidak percaya pada kekuatan kata.
jadi hindari penggunaan (....)
hanya sebuah catatan
puisinya bagus sekali
waiting for the next!
--
adalahsaya
--
there's black and there's white but life is gray
--
El-Amir
but i guess we're like lorelai and rory gilmore in gilmore girls
--
"People are forever finding something wrong with you" - Brigitte Bardot
try 2 b a cool kid, will ya hehe
--
El-Amir
Previous PageNext Page